Arsip

All posts for the month Mei, 2011

Warna Dalam Kesederhanaan

Published Mei 22, 2011 by rheavashti

Rumahku sederhana dan berada dilingkungan yang sederhana pula, jauh dari keramaian kota, tetapi Alhamdulillah sarananya cukup memadai dari rumah Ibadah, sekolah, rumahsakit atau puskesmas dan sarana transportasinya….walaupun kalau bicara soal jalan akses kesana cukup membuat aku mengelus dada, maklumlah jalannya rusak parah, entah kapan janji2 pejabat yang berwenang itu direalisasikan.

Bicara soal rumah , orang tua kami yang berkunjung kesana sering mendo’akan kami tuk segera pindah dari sana, bukan karena kesederhanaan rumahnya tapi lebih karena letaknya yang jauh dari pusat kota dan jalanannya yang rusak berat.

Kami hanya bisa mengamininya, orangtua selalu ingin yang terbaik untuk anak dan cucunya.

Namun lepas dari semua itu…..ada kebahagiaan tersendiri yang tidak bisa kami lukiskan dengan kata-kata selama kami menempati rumah itu. Dan mungkin hanya kami yang bisa merasakannya…

Disinilah kami menemukan masih tingginya keperdulian terhadap sesama, disinilah kami menemukan banyak ladang amal yang seolah ditunjukan Alloh kepada kami.

Ya, Alloh telah memberikan yang terbaik untuk kami, Aku dan keluarga kecilku melukiskan warna kehidupan kami disana, kami berharap warna itu akan selalu indah dan menjadi lukisan yang tak ternilai harganya….

Jawa Tengah, diwaktu malam…….

Rinduu…

Published Mei 13, 2011 by rheavashti

Maghrib baru saja berlalu..dan aku baru saja melipat sajadah serta mukena…Absen tilawah hari ini, ngga kuaat,mata ini seperti diganduli beban yang beraaaat sekali sehingga susah dibuka.

walhasil aku menyerah, kurebahkan badan diatas empuknya kasur..

sesaat terhanyut dialam mimpi…

Depan kaca kecilnya yang disandarkan dipinggiran meja, Papa nampak asyik merapikan kumisnya….mulutnya kadang sedikit maju, lucu jsekali tampangnya…

“pa, ayo makan dulu pa, sudah disediain pa , diatas meja…”

“ya sebentar ya, masak apa san? enak gak?”

“Ayo pa…langsung dicoba aja…” aku menarik lengan ayahku, agar segera berdiri dan membersihkan diri, untuk segera memulai makan….”iya deh…” sahut papa sambil berdiri dan tersenyum.

Papa memulai makan siangnya bersamaku….hanya berdua, sayur lodeh dan telor balado menjadi menu andalanku siang itu…”Enak…” kata Papa lagi, sambil makan dengan lahapnya, aku senyum bangga sambil menunjukan jempol ke dadaku

Selepas menyantap makanannya dengan lahap, Papa pamit..keluar rumah, dan aku sangat heran mengapa aku tidak bertanya kemana Papa hendak pergi, Aku hanya memandangnya sedih…

Tiba-tiba ada jawilan dihidungku, tak lama tubuhku pun terguncang-guncang….aku terbangun!!

Suamiku juga icha membangunkanku tuk sholat Isya, malam sudah larut jam didinding kamar menunjukan angka 9…dan hawa terasa sangat dingin

Bergegas aku mengambil wudhu, air yg membasahi wajahku bercampur air mata kerinduan…

Papa….aku rinduuuu sekali padamu, semoga engkau ditempatkan, di tempat yang indah di alam sana

melihat ikan

Published Mei 12, 2011 by rheavashti

Kemarin sore, anak-anak mengaji padat sekali, tidak tahu kenapa ….kok yang datang full begini

waduh aku benar-benar kewalahan…ada yg teriak, bercanda, menghapal….riuh rendah suaranya
kalau sudah begini…aku jadi merasa sedih, rasanya rumahku sempiiit sekali, mereka tidak leluasa, hawanya jadi pengap dan panas..

walhasil banyak anak-anak yang keluar masuk sambil menunggu giliran mengaji…
Icha mengintip dibalik gorden ruang keluarga…matanya berkedip2, entah apa yang dipikirkannya
hampir menjelang maghrib, akhirnya selesai juga…satu anak yang terakhir sudah pulang.
Bergegas ku hampiri buah hatiku…rupanya dia sedang asyik depan akuarium kecilnya menatap ikan yang berenang kesana kemari…
“Bu…kalau icha lihat ikan-ikan ini, jadi tenang bu, gak stress…ibu coba deh”
Hmmm…..ohh ternyata icha tadi memperhatikan aku, kesimpulannya aku stress, obatnya liat ikan berenang….woalah, apa iya ya mukaku memperlihatkan aku stress???
Icha..icha, ibu sih merasanya cuma capek, tapi mungkin muka gak bisa bohong ya ^_^

Beluuuuum….

Published Mei 6, 2011 by rheavashti

Awan hitam tampak merata diatas langit, dan hembusan anginpun semakin kencang terasa diluar, tetapi didalam rumah hawa terasa lembab, aku tetap basah oleh keringat…hmmm pertanda hujan sebentar lagi akan membasahi bumi ini, bergegas aku memasukkan cucianku kedalam rumah..

Benar saja, menjelang Ashar hujan deras mengguyur pepohonan, jalan, atap-atap rumah…semuanya.

Tapi aku sungguh terharu, beberapa murid mengaji tetap datang dan mengulang pelajaran, semangat mereka tak kendur walau baju dan kaki basah terkena genangan2 air dijalan…

Setiap bertemu diawal pelajaran yang aku tanyakan pertama kali adalah sholat, sudahkah mereka mengerjakan sholat Ashar, beragam jawaban terdengar dari mulut-mulut kecil mereka… Ada yang dengan bangga mengatakan sudah, ada yang biasa-biasa saja mengatakan telah mengerjakannya, sementara yang lain mengatakan dengan malu-malu belum mengerjakannya.. dengan alasan lupa, buru-buru dsb.

Tapi ada seorang murid putra yang sangat menjadi perhatianku..setiap kutanyakan tentang sholat dengan semangat 45 , dia menjawab “beluuuuum” Aku gak pernah sholat Ust’ katanya bangga tak lupa dia memperlihatkan peci sholatnya yang tersimpan rapi didalam tas mengajinya… Rasanya aku ingin tertawa melihat wajah lucu dan wajah polosnya yang mengatakan itu dengan bangga…dia tak perduli ejekan temannya,dia malah heran kenapa teman2 mengejeknya karena menurutnya tidak sholat khan hal yang biasa… tapi dalam hati aku juga prihatin.

Dengan hati-hati dan mengucap Bismillah aku menjelaskan kenapa kita harus sholat dan mengapa kebiasaan itu harus dilakukan sejak kecil, aku berharap dia mengerti dan membiasakan diri… Tapi apa jawabnya..”.mamaku gak pernah sholat Ust, papa apalagi…bangun tidur aja kalau mau nganter aku sekolah, tapi setiap maghrib aku disuruh mama sholat padahal mama malah nonton TV….aku khan males Ust, keenakan mama ya…

Ya Rabb……….kalau sholat saja sudah tidak diperhatikan bagaimana yang lainnya? Bukankah sholat tiang agama? Masihkah kita berani mengatakan diri seorang muslim jika kita telah merubuhkan tiang-tiang agama kita…?

akhirnya….

Published Mei 1, 2011 by rheavashti

piuuh, akhirnya kesampaian juga nge-blog lagi…sekian lama vakum kangeennn euy melang-lang lagi didunia maya

buanyaak banget yang mau ditulis , buat sharing and kenangan aku juga, kelak jikalau tua  aku bisa membaca ini bareng2 anak cucu nanti cieeeeh, tapi mulainya jadi bingung, saking banyaknya…

Kemarin-kemarin selain karena sakit, komputer yang error memulu sampai koneksi internet yang lagi jelek, bikin semuanya jadi berantakan, tapi ya sudahlah akhirnya toh bisa online lagi…Alhamdulillah

Selain aku sendiri suka nge-blog, walaupun mungkin tulisan atau isinya sederhana (harap maklum) nah, aku juga suka ngedatangin blog yang lain alias blog walking ….gak cuma mampir aku sering tenggelam dan jadi pelanggan tetap sebuah blog, meskipun ngga kasih koment….maaf yaa

Dari yang isi blog itu curhatan, info gak penting, info penting atau sekedar berisi cerpen atau puisi…

ibarat sebuah rumah, aku bisa mendatangi rumah siapa saja tanpa harus bingung , orang ini kenal atau tidak,mau terima atau nggak,  lewat jalan mana atau pakai baju apa…aku bisa menelusuri setiap jengkal rumah itu, menjadi penonton kejadian demi kejadian yang terjadi….kadang ada yg manfaat, kadang buat sekedar tahu aja….gak ada ruginya

Finally, senangnya bisa online lagi, nge-blog lagi, baca, cerita dan wira-wiri kesana kemari….

Ceritanya besok lagi….

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.