Beluuuuum….

Published Mei 6, 2011 by rheavashti

Awan hitam tampak merata diatas langit, dan hembusan anginpun semakin kencang terasa diluar, tetapi didalam rumah hawa terasa lembab, aku tetap basah oleh keringat…hmmm pertanda hujan sebentar lagi akan membasahi bumi ini, bergegas aku memasukkan cucianku kedalam rumah..

Benar saja, menjelang Ashar hujan deras mengguyur pepohonan, jalan, atap-atap rumah…semuanya.

Tapi aku sungguh terharu, beberapa murid mengaji tetap datang dan mengulang pelajaran, semangat mereka tak kendur walau baju dan kaki basah terkena genangan2 air dijalan…

Setiap bertemu diawal pelajaran yang aku tanyakan pertama kali adalah sholat, sudahkah mereka mengerjakan sholat Ashar, beragam jawaban terdengar dari mulut-mulut kecil mereka… Ada yang dengan bangga mengatakan sudah, ada yang biasa-biasa saja mengatakan telah mengerjakannya, sementara yang lain mengatakan dengan malu-malu belum mengerjakannya.. dengan alasan lupa, buru-buru dsb.

Tapi ada seorang murid putra yang sangat menjadi perhatianku..setiap kutanyakan tentang sholat dengan semangat 45 , dia menjawab “beluuuuum” Aku gak pernah sholat Ust’ katanya bangga tak lupa dia memperlihatkan peci sholatnya yang tersimpan rapi didalam tas mengajinya… Rasanya aku ingin tertawa melihat wajah lucu dan wajah polosnya yang mengatakan itu dengan bangga…dia tak perduli ejekan temannya,dia malah heran kenapa teman2 mengejeknya karena menurutnya tidak sholat khan hal yang biasa… tapi dalam hati aku juga prihatin.

Dengan hati-hati dan mengucap Bismillah aku menjelaskan kenapa kita harus sholat dan mengapa kebiasaan itu harus dilakukan sejak kecil, aku berharap dia mengerti dan membiasakan diri… Tapi apa jawabnya..”.mamaku gak pernah sholat Ust, papa apalagi…bangun tidur aja kalau mau nganter aku sekolah, tapi setiap maghrib aku disuruh mama sholat padahal mama malah nonton TV….aku khan males Ust, keenakan mama ya…

Ya Rabb……….kalau sholat saja sudah tidak diperhatikan bagaimana yang lainnya? Bukankah sholat tiang agama? Masihkah kita berani mengatakan diri seorang muslim jika kita telah merubuhkan tiang-tiang agama kita…?

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.