Seringkali kita mendengar banyak orangtua yang mengeluh…”Anak ku bandelnya minta ampuun” atau ” huh!…susahnya ngajarin anakku , gak ngerti-ngerti”
yaa banyak orang tua merasa anaknya bandel atau kurang cerdas, sehingga mereka sering mengeluhkannya.
Padahal sesungguhnya tidak ada anak yang bandel bukankah mereka terlahir seperti lembaran putih?? mungkin kitalah sebagai orangtua yang tidak bisa menyampaikan apa yang kita pikirkan, tidak tahu bagaimana mengajak bicara alias mengkomunikasikan hal-hal baik yang perlu anak kita ketahui, kita tidak bisa menyemangati dan memberikan arah yang baik dan benar…ya pesan itu tak tersampaikan.
Tidak ada anak yang bodoh..karena seperti sebuah komputer, otak anak sewaktu lahir adalah masih bersih dan kosong
kitalah yang seharusnya meletakan program yang benar dan yang dibutuhkan…mungkin kita yang kurang paham merangsang kecerdasan dan membangkitkan semangat serta minat belajar mereka.
kita harus mencontoh bagaimana Rasulullah SAW bersikap terhadap anak-anak…
Rasulullah bercanda,bermain, bersikap lemah-lembut dan melimpahkan cinta kasih tulus kepada anak-anak.
Ternyata bukan uang atau hadiah-hadiah yang membuat anak-anak bersemangat, tetapi kedekatan hati dan kasih sayang.
Bukankah anak-anak tidak meminta hadiah ataupun uang ketika mereka belajar merangkak atau berjalan, meski harus beberapa kali terjatuh.. ya karena mereka bersemangat melakukan apa yang mereka inginkan
Jadi apa yang bisa kita lakukan agar semangat itu tak pernah padam??? kedekatan hati, kasih sayang dan waktu
waktu untuk memberi perhatian, kehangatan dan menyampaikan pesan dengan cara bersahabat, untuk memahami dan mendukung tingkahlaku serta pilihannya
waktu bukan uang atau hadiah!!