Permata Hati

All posts in the Permata Hati category

Marah dalam sayang

Published Januari 13, 2011 by rheavashti

Alhamdulillah, hari ini cuaca agak cerah, walaupun matahari masih malu-malu tuk keluar dari persembunyiannya setidaknya masih ada langit putih dan hembusan angin yang tenang. Berbeda dari hari kemarin, seolah ada badai yang melewati kota tempat aku tinggal, hujan disertai angin yang nakal, tak putus-putusnya terjadi sejak dini hari… matahari tak mau menampakan diri….ya kemarin kegelapan terus bergayut diawan… aku melepas putri kecilku dengan was-was, saat ia berangkat sekolah tadi hujan lebat masih terjadi akupun tak henti berdo’a saat suamiku tercinta berangkat bekerja ketika malam tiba mata ini tak dapat dipejamkan dengan sempurna, angin itu bergemuruh, pohon-pohon meliuk-liuk tak mampu menahan hembusannya……hujan yang seperti air tercurah dari atas langit menambah suasana semakin dingin menggigit sungguh menakutkan sekali malam itu.

“Bu…apa Alloh marah sama kita?”

“Kenapa Alloh kasih kita hujan yang gak berhenti begini bu?  ”

Demikian putri kecil ku bertanya tak henti, beberapa aktifitasnya disekolah terganggu demikian juga dirumah dan dilihatnya banyak pohon-pohon tumbang dijalan…banjir ditempat-tempat tertentu menambah kebingungannya Hmmm….tak mudah menjawab pertanyaan yang sederhana dari anak seusianya…

“Pernahkah ibu marah besar sama icha…?”

Pernah bu…”

“Apa menurut icha, ibu benci sama icha?” “Apa menurut icha…ibu jahat?”

” Ya, icha sempat mikir gitu…” “Lalu?”

“Tapi icha tahu icha yang salah…icha tahu ibu marahin icha buat kebaikan icha juga, khan ibu bilang begitu…”

“Apa icha masih berpikir ibu benci sama icha?”

“Nggak…”

“Apa menurut icha, ibu salah sudah marah sama icha?”

“Nggak…khan ibu sudah menegur icha baik-baik…ichanya lupa terus, jadi bikin marah ibu deh”

” Icha merasa ngga…kalau ibu sayaang banget sama icha?”

“ya iyalah bu, icha tahu ibu sayang sama icha…memang kenapa ibu tanya gitu?”

“Nah, sebenarnya Alloh itu sangat sayang sama kita, sama seluruh umatnya…karena sayang maka menegur kita saat kita berbuat salah…”

” Alloh marah dalam sayang….seperti ibu marah sama kamu”

“Ibu marah sama icha karena sayang dan cinta sama icha…ibu mau icha mendengarkan kata ibu demi kebaikan icha begitu juga Alloh, ingin umatnya selalu mengikuti apa yang telah ditetapkannya demi kebaikan manusia juga”

Perbincangan itu tak berlanjut, mata icha keliatan sudah tak bisa diajak bercerita..berkali-kali suara menguap keluar dari mulutnya seiring aku merapikan selimut pinknya suara nafasnya perlahan terartur terdengar…wajahnya senyum tapi  entahlah…dia bisa mengerti atau tidak dengan semua yang kujelaskan, tapi jika masih ada ketidakpuasan dihatinya artinya besok atau lusa…jawaban itu harus tersedia, aku harus bisa memuaskan keingintahuannya…sambil memandang wajahnya dalam tidur hatiku berbisik…

“sayangku…maafkan ibu karena marah dalam sayang kepada mu,met bobo cinta-ku”

Jawaban yang tak terduga

Published Oktober 16, 2009 by rheavashti

Satu minggu ini, gadis kecilku sedang gemar sekali meminjam buku diperpustakaan sekolahnya.

Setiap hari dia membawa 1 buah buku, dan satu hari itu dia tenggelam dalam bacaannya. Yaa memang pada dasarnya icha gemar membaca, kegemaran membaca ini memang kami pupuk sejak dini…bukan hanya mengajarkan icha membaca sejak kecil, kami pun mengajarkan dan mencontohkan icha untuk senang membaca, mencintai buku sejak kecil.

Dulu setiap weekend kami sempatkan untuk mengunjungi perpustakaan, atau main-main ketoko buku, icha pun jadi anggota perpustakaan wilayah di Semarang. Setiap ada pameran buku di Semarang, kami tidak pernah melewatkannya….selalu menyempatkan waktu untuk datang ke pameran buku tersebut.

Namun seiring bertambahnya usia dan bertambahnya kegiatan ayah dan ibunya, kebiasaan itu agak memudar sekarang, tapi kami tetap berusaha memenuhi kebutuhan icha yang haus bacaan dengan berlangganan 2 buah majalah yang menurut kami cukup bagus dan mendidik isinya, sesekali kami masih mengunjungi toko buku dan membelikannya buku yang bermanfaat.

Namun ada satu kebiasaan icha yang membuatku terharu yaitu meminta aku membacakan isi buku yang dia pinjam disekolah dengan gayaku….icha suka sekali mendengar aku membacakan cerita tersebut lewat versiku sendiri.

Memandang wajahnya yang sumringah dan senyuman yang tak pernah lepas dari bibirnya apalagi binar matanya saat mendengarkan aku membacakan kembali isi buku cerita tersebut membuat hati ini rasanya membuncah bangga….

Dua hari ini icha membawa buku novel….bukunya yang agak tebal membuat aku tak sempat membaca buku tersebut sampai tuntas…karena buku tersebut hanya boleh dipinjam 1 hari dan icha harus menyelesaikan buku itu 1 hari agar tidak kena denda.

Satu bab sempat aku baca dari buku yang dia pinjam tersebut, yang menceritakan penyesalan seorang ibu karena bersikap tidak baik kepada anaknya.

Terbetik satu pertanyaan dalam hatiku….aah aku akan menanyakan langsung kepada icha …

“ Cha…ibu ini, ibu yang baik gak, menurut icha?”

Awalnya icha tidak menjawab…lama dia terdiam, kemudian bertanya kepada ayahnya

“ gimana ayah? Ibu icha baik ngga?”

“Lho khan yang ditanya icha…masak ayah yang jawab?”

lama ku tunggu jawabannya…akhirnya….hmmm sungguh jawaban yg tidak kuharapkan.

“Ibu sekarang suka marah dan jarang tersenyum…baik-sih baik tapi akhir-akhir ini ibu suka marah”

“ Icha khan sedih kalau ibu marah, ibu juga ngomong nya kenceng-kenceng kalau marah”

Duuuh perih nya hati ini, apalagi icha berkata demikian dilanjutkan dengan linangan air mata dan muka yang memerah…

Ku raih dia dalam perlukanku, kupangku dan kujelaskan kenapa aku marah

“Icha tahu kan, sebenarnya ibu gak suka marah, khan bisa cepet tua, tapi icha kalau ibu bilang baik-baik tidak mau mendengarkan jadinya ibu jengkel dan marah ke icha…”

“Ibu marah ke icha karena icha salah dan tidak mau diberitahu baik-baik “

“Tapi kalau ibu marah, icha khan sedih bu…icha sedih banget”

“ Maafin ibu ya cha…ibu janji ngga akan suka marah lagi sama icha…tapi icha juga janji harus mendengarkan kalau diberitahu ibu….”

“ Icha memaafkan ibu ngga?”

“huu…huu…huuu iya bu, icha juga minta maaf tidak patuh sama ibu…”

“Mulai sekarang kita berdua berjanji yaa…supaya lebih sabar lagi dan mau mendengarkan kalau diberitahu”

“ Iya bu…icha janji”

“ibu juga janji sayang…” *cup* ku kecup keningnya lembut dan memeluknya erat

Liburan kenaikan kelas

Published Juli 9, 2009 by rheavashti

Kenaikan kelas ini…..icha berlibur kerumah nenek, ini adalah janji ayah kemarin kalau icha rajin belajar dan sholatnya tidak pernah tinggal nanti boleh berlibur kerumah nenek.

Hari selasa, 30 juni 2009 pukul 20.30 icha berangkat kerumah nenek bersama ibu, ayah tidak bisa ikut karena masih ada kerjaan penting yang harus diselesaikan…jadi icha cuma berdua aja sama ibu….awalnya sih icha nangis waktu berpisah sama ayah, sediiih banget sampai-sampai banyak penumpang yang ngeliatin…tapi abis dibujuk ibu icha ngga sedih lagi….langsung tidur aja….terus ngemil and tidur lagi….

karena maceet banget, icha and ibu sampe di cikarang jam 7 pagi, dijemput sama om david, mbak ratu and mbak regi….ternyata sepupu-sepupu icha udah duluan ada dirumah nenek……wah seneng banget deh.

RABU 1 JULI 2009, HARI PERTAMA

hari pertama dirumah nenek, icha ngga kemana-mana selain istirahat….kangen-kangen dulu sama nenek and bunda ( kakak pertama ibu) terus maen sama sepupu-sepupu…asyikk deh, mba ratu bawa sepedanya jadi icha bisa pakai, nenek khan punya warung jadi kalau jajan tinggal ambil aja, icha juga seneng main diwarung banyak yang bisa dimainin sih….tapi sering dimarahin ibu….soalnya warung nenek jadi berantakan….kasihan nenek and bunda…maaf ya nekk

KAMIS, 3 JULI 2009 HARI KEDUA

hari kedua ini, icha sama ibu mau pergi ke taman mini, nenek ngga ikut katanya sih pusing…naik mobil nenek yang nyetir om david, jadi di mobil ada om david, tante lin (istri om david) sama dedek vina ( anaknya om david), ibu, bunda, mbak regi, dan mbak ratu.

masuk taman mini pertama yang kita datangi yaitu anjungan sumatera barat maklum deh itu khan tanah kelahiran nenek, disana photo-photo sebentar terus dilanjutkan dengan museum iptek….wah seneng deh disana banyak hal baru yang menarik seperti puzzel tulang, rumah kaca dan simulasi gempa……….ribuaan yang patut dicoba, tapi waktunya ngga banyak kasihan ibu dan yang lain nunggu diluar, karena yang masuk khan cuma icha, ratu dan regi aja…acara selanjutnya makan siang di pelataran parkir museum iptek…cuek aja khan laper.

Tempat terakhir yang dikunjungi yaitu istana anak-anak, rencananya sih mau berenang tapi ngga jadi karena udah kesorean dan om david udah kecapean mau nemenin berenang….jadinya kita pulang aja deh…

JUM’AT 4 JULI 2009, HARI KETIGA

hari ini jum’at maka nya icha ngga bisa kemana-mana karena om david khan mesti sholat jum’at waktunya pendek, icha dan yang lain cuma main dirumah om david…….davina lucu banget deh.ngegemesin, malamnya icha makan sate padang lho yang jualan lucu…tapi icha ngga habis maemnya karena pedes sih…diabisin ibu tuh.

SABTU 5 JULI 2009, HARI KEEMPAT

Asyiik hari ini ayah datang, nyusul ibu dan icha….icha seneng banget…tapi ayah dateng nya terlambat soalnya di jalan maceet kasihan deh ayah dapat duduk di kursi belakang….jadinya ngga nyaman deh….alhamdulillah ayah sampai rumah nenek dengan selamat.

Hari ini om boy datang sama keluarganya, om boy adik ibu paling bungsu…anaknya namanya adam umurnya hampir sama sama vina…lucuuu banget, wah rumah nenek jadi tambah rame deh…

Selain om boy datang juga om yos itu kakaknya ibu juga ayahnya kak regi dan kak ratu…wah asyiik banget deh…

Malamnya ada tante ina yang datang kerumah sama om doni dan ayess anaknya.

MINGGU 5 JULI 2009, HARI KELIMA

Hari ini kami semua pergi ke Jakarta Islamic Center mau mengikuti pengajian disana, diajak om boy lho….dua mobil pakai mobil om yos dan nenek, pagi-pagi kita sudah berangkat kesana jalanannya lancar jadi enak ngga capek..oh iya om david ngga bisa ikut soalnya banyak kerjaan. dari JIC kami meneruskan perjalanan ke ancol….diperjalanan sih ngga macet tapi masuk dan parkirnya macet….ancol penuhhh banget jadi ngga nyaman deh disana, pas berenang dilaut kak regi kena batu karang kakinya berdarah jadi ngga bisa terus berenang.Karena dimana-mana macet and penuh jadinya kami semua ngga lama di ancol, jam 4 sore kami pun pulang sampai di rumah nenek jam 7 malam……nguantuk dan capek…..

SENIN 6 JULI 2009 HARI KEENAM

Pagi ini ayah dan ibu jemput yangti(ibunya ayah) yang datang dari semarang, yangti menginap dirumah tante ina(adik bungsu ayah), rumah tante ina tidak jauh dari rumah nenek.Hari ini juga tadinya kami semua berencana ke bandung, tapi karena semuanya udah kecapean jadinya hari ini istirahat dirumah saja….ayah sama ibu pergi kerumah om david, ayah mau mengerjakan pekerjaannya yang tertunda disana, lewat internet punya om david. kalau om boy dan om yos pulang karena hari ini mereka masuk kerja, sedangkan aku dan kak regi juga kak ratu main seperti biasa dirumah nenek….

sorenya yangti datang ke rumah nenek….yangti bawa roti asyiik……..aku sama saudaraku jadi kenyang deh. Oh iya kami sekeluarga hari selasa mau ke bandung, yangti diajak lho….yangti mau ikut.

SELASA 7 JULI 2009 HARI KETUJUH

Pagi-pagi sekali kami semua berangkat ke bandung, tapi om boy sekeluarga ngga ikut soalnya om boy ngga bisa ijin hari itu di tempat kerjanya.tidak lupa kami menjemput yangti dirumah tante ina….alhamdulillah perjalanan ke bandung lancar lho… tujuan kami yaitu kawah putih, pemandian air panas, kebun strawberry dan outbond……banyak yaa.

kawah putih ternyata dingin lhoo…..tapi aku seneng pemandangannya indah deh….

Hadiah kenaikan kelas

Published Juni 29, 2009 by rheavashti

Kenaikan kelas ini icha libur 3 minggu, nilai raportnya sih naik, dari nilai raport bayangannya kemaren….tapi temen-temennya nilainya juga ikutan naik, walhasil rangking icha jadi melorot keluar dari 10 besar.

pas tahu kalau raportnya turun rangking icha langsung nangis, dia merasa ngecewain ayah and ibunya terus pasti bakalan ngga dapat hadiah, dia juga merasa kecewa karena dari kemarin-kemarin anakku itu giat banget belajar, yah memang persaingan ketat sekali…

Ayah pun menghibur icha ” sayang, ngga pa’pa kamu ngga rangking 10 besar, yang penting nilai icha naik, ayah sudah bangga, apalagi icha dari kemarin rajin belajar….”

“Sesuai janji ayah…kamu boleh nonton lumba-lumba dan berlibur kerjakarta, ketempat nenek”

” iya yah…wow senang nyaa, makasih ya yahh”

” Jangan lupa kalau sudah kelas 3 sholat 5 waktunya tidak boleh ketinggalan yaa”

” iya yah”

“Asyiiik”

Duh hatikupun ikut senang, berarti aku bisa ketemu mama and saudaraku lainnya di jakarta…..janjian aah…aku mau ketemuan juga sama temen-temen lama….kangennn.  ” makasih ayaaah”

Kreatifitas icha

Published Juni 29, 2009 by rheavashti

Image0324Saat itu hari minggu, kebetulan suamiku sedang tidak ada dirumah….aku sedang menyetrika pakaian….dan biasanya sih sambil nonton tv,  aku liat sih icha sedang asyik dikamarnya menulis sesuatu ngga tahu tuh apa…..tapi tampaknya kok serius sekali, kemudian dia membawa gunting dan selotip….hmmm buat apa sih???

tapi rasa penasaranku ku simpan dulu….tampak anakku bolak balik keruang tamu….lalu senyum dengan senang…melanjutkan menulis sesuatu….biarlah nanti akan kuperiksa setelah pekerjaanku selesai

Akhirnya pukul 3 sore pekerjaan menyetrikaku selesai, biasanya sih aku bersih-bersih rumah dan menyapu halaman….

aku memilih menyapu halaman depan dulu sambil menyiram tanaman…

saat aku membuka pintu depan, akupun tertegun dengan tempelan yang ada dipintu depan……..

waaah anakku……..kreatif banget…kecil-kecil sudah pintar jadi marketing…ini dia proyek yang dia kerjakan dengan serius….wah aku jadi terpana….dan benar-benar kagum dengan idenya…

Ayahku

Published Juni 12, 2009 by rheavashti

oleh : Icha

Ayah ……. aku rindu padamu…….. atas kepergianmu……… aku tidak dapat melihatmu lagi.

Ayahku…….. setiap pagi kau sudah kayuh sepeda onthelmu, kerja keras membanting tulang, beribu-ribu keringat membasahi tubuhmu……

Panas dan hujan dan cuaca lain tidak kau hiraukan……

Oh ayahku ………. semoga kau syahid di tangan Allooh ……….

agar kau bisa masuk syurga……………

Hadirnya Sang Penyejuk Mata dan Hati

Published Juni 10, 2009 by rheavashti

Terlahir di awal agustus, pada malam yang hening penuh harap……dia menyunggingkan senyum saat dibacakan azdan oleh sang ayah ketelinganya……
Sementara sang ibu…masih tak sadarkan diri….melayang menunggu waktu kembali kebumi…..melihat sang putri yang terbayang selalu …..saat masih dirahimnya…
3 agustus 2000…..tepat pada hari kamis…..putriku lahir
penuh suka cita…kami menyambutnya………”selamat datang kedunia putri cantikku ,inilah ayah dan ibumu”

Dengan operasi caesar akhirnya putriku lahir dengan selamat , sehat dan tidak ada cacat………Alhamdulillah.

Inilah amanah pertama yang Alloh SWT berikan kekami……..semoga kami dapat menjaga dan menjadikannya seorang hamba Alloh yang terbaik.

Aisha rheavashti Alulazaki…..demikian nama yang diberikan suamiku untuknya dengan harapan dia akan menjadi seorang putri cantik yang pintar dan menebar kebaikan bagi sekelilingnya, demikian kira-kira arti dari nama putriku.

Sebagai pasangan yang baru mempunyai anak tentulah kami harus belajar banyak, untung lah sebelum melahirkan suamiku banyak membeli buku dan membaca tentang merawat anak yang baru lahir, maklum saja ini p

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.