obrolan sore

Published Maret 12, 2010 by rheavashti

cuaca sore yang sungguh  cerah, langit terang benderang…rumah yang biasanya sepi ..tak seperti biasa terdengar celotehan dan gelak tawa dari dalamnya..

seorang wanit separuh baya..dan lelaki yang lebih tua darinya berbincang-bincang dan bercengkrama dengan mesranya..

sore itu semuanya seolah sangat normal adanya…sebagai suami istri sangatlah wajar adanya jika mereka bercengkrama tiada habisnya…saling melengkapi dengan kasih sayang yang menyertai..

Kemudian tibalah saat sang istri bertanya pada suaminya…

“Mas, bagaimana seandainya kamu dipanggil lebih dulu oleh sang Kuasa, sedangkan aku hanya ibu rumah tangga biasa tidak punya bisnis dan keahlian apa-apa…bagaimana dengan nasibku ya? kalau aku tidak memulai merintis sesuatu sejak sekarang”

“Saranku dik, segera setelah selesai masa iddahmu , kamu harus menikah lagi…..segeralah mencari pendamping sebagai penggantiku”

“Ahh..mas ini ngawur, masa sih secepat itu? lagipula apa ada yang mau atau apa aku bisa langsung mencintai orang itu? atau apa aku bisa secepat itu mendapat jodoh yang bertanggung jawab?”

“Kenapa ngawur? buang semua pola roman picisan dalam pikiranmu, ada tujuan yang lebih penting dari masalah cinta-cintaan dalam sebuah pernikahan…menikah itu ibadah!! itu yang nomor satu dik!”

“Jadi, jikalau aku yang meninggal lebih dulu, mas langsung  menikah lagi…?”

“Seorang lelaki tidak memiliki masa iddah, sedangkan wanita memiliki masa iddah selama 3 bulan dikarenakan wanita itu bisa jadi kemungkinan hamil dan untuk memperjelas status anaknya , adalah anak siapa maka diberlakukan lah masa iddah..

tetapi bukan berarti bisa begitu saja lelaki itu langsung menikah lagi, tentulah harus menata hati lebih dulu, melewati masa berkabung, dan mencari wanita sholehah sebagai istri sebagai calon ibu untuk anak2nya …Menikah itu hukumnya wajib dik! apalagi untuk lelaki yang telah masuk dalam syarat-syarat untuk menikah”

“Tapi mas. apakata orang nanti, kalau menikah secepat itu, padahal pasangan kita baru saja meninggal dunia…”

“Sesungguhnya hidup, mati kita hanyalah untuk Alloh semata dan kebenaran hanyalah datang dari Alloh, tidaklah  bisa manusia mengubah apa yang sudah menjadi ketentuannya..”

“Jikalau jodoh telah Alloh datangkan untuk kita , maka Alloh akan mempermudah apa yang menjadi kehendak-Nya…”

Sang istri terdiam…entah apa yang ada dipikirannya..

Sore itu tetap cerah …walaupun obrolan itu terhenti dengan sendirinya..

hmmm….what do you think??

4 comments on “obrolan sore

  • Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

    %d blogger menyukai ini: