home sweet home

Published Maret 24, 2010 by rheavashti
Sudah 3 tahun aku menempati rumah mungilku…rumah yang terasa sangat pas sekali dengan keadaanku saat ini.
Dengan jumlah anggota keluarga yang 3 orang, terdiri dari aku, suamiku dan buah hati kami.. rumah ini seolah-olah menawarkan segala sesuatu yang sesuai dengan ukuran yang kami punya.
ada 3 buah kamar tidur disana…tidak besar, tapi cukuplah untuk ukuran tempat tidur yg bisa ditiduri 2 orang
ada sedikit halaman yang bisa kutanami dengan pohon jambu, mangga dan juga bunga-bungaan lain yang aku suka..
desain rumah ini sederhana…ruang tamunya mungil…tak berfuniture, dibiarkan kosong dan hanya beralaskan karpet warna hijau
kemudian ada ruang keluarga yang menyatu dengan ruang makan…tersembunyi agak kesamping, sehingga tak terlihat dari pintu luar
hal ini membuat aku lebih leluasa beraktifitas disana tanpa harus mengenakan jilbab walaupun ada tamu, karena mereka tidak akan bisa melihat langsung kedalam, apalagi ada tirai yg berfungsi selain sebagai pembatas juga mempercantik rumah ini.
2 buah kamar mandi dan dapur dibagian belakang rumah..melengkapi apa yang menjadi kebutuhan kami tentang sebuah rumah..
Tak banyak isi dalam  rumah ini, karena prinsip kami dalam membeli sesuatu adalah kami memang membutuhkannya benda tersebut bukan  sekedar menginginkannya..jadi segala sesuatunya lebih bersifat fungsional..
ya…rumah kami sederhana…tapi kami bahagia didalamnya..
Disanalah..kamu akan merajut mimpi-mimpi kami selanjutnya, kesanalah suamiku melepaskan lelah setelah seharian menjemput rizki yang berkah, disanalah jua kusambut putri kecilku datang dari sekolah..disanalah aku bermunajat keharibaan Sang Khalik…dan disanalah aku berusaha membuat bahagia orang-orang yang kusayangi dengan masakan yang aku siapkan dengan penuh cinta
Namun yang terpenting dari semua itu…seolah do’a kami terkabulkan,…dulu saat kami masih menjadi kontraktor, berpindah-pindah tempat selama 5 tahun..
Kami selalu memanjatkan do’a…Ya Alloh, jikalau Engkau mengizinkan, berikanlah kami rumah, dimana kami bisa bahagia didalamnya, dimana rumah yang kami tempati bermanfaat bagi sekitarnya dan dengan memiliki rumah itu kami semakin dekat kepada-Mu ya Alloh..
Dan Alhamdulillah…do’a itu terkabulkan…kami memiliki rumah!!
Pertama kali, kami menempati rumah itu, disanalah terbentuk TPQ, Sungguh indah ketika tiap sore, rumahku dipenuhi anak-anak belajar mengaji, bercanda dengan teman berdo’a bersama….dan saling mengucap salam kala berjumpa, Alhamdulillah …
Ketika TPQ pindah tempat ke Mushola yang baru saja selesai dibangun…sekumpulan ibu-ibu menggantikan mereka..
kali ini setiap pagi suara ibu-ibu belajar mengaji memenuhi ruang tamu mungilku..kadang terdengar tawa bahagia mereka ketika berhasil membaca dengan benar setelah bersusah payah melafalkannya…
Dan alangkah senangnya diriku…ternyata banyak kerabat, teman dan handai taulan yang mau dan suka berkunjung kerumah kami..
Tapi segala kesempurnaan hanyalah milik Alloh SWT semata…..begitu pula dengan rumahku, juga tidak sempurna
rumahku jauh dari pusat kota…jalanan menuju kerumahku rusak parah..dan akan semakin menjadi parah ketika musim hujan tiba
sayang pemerintah setempat ataupun pihak yang berwenang akan masalah itu belum terketuk hatinya tuk memperbaiki jalan tadi.
Bangunan rumahkupun kurang baik…ada retak disana sini, karena ketika membangunnya ada yg mengkorupsi..
Segala kelebihan dan kekurangan itu menjadi dinamika hidup yang hanya sementara ini..
bersyukur..dan terus bersyukur harus terpatri didalam hati…
Banyak target dan cita-cita yang masih harus diraih…semoga semakin banyak keberkahan yang bisa didapatkan
home sweet home…..tiada yang senyaman dirumah sendiri..

5 comments on “home sweet home

  • Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

    %d blogger menyukai ini: