catatan bersama

Published Desember 30, 2010 by rheavashti

Buat para bunda ….sering khan tanpa kita sadari spontan ngomel dan sebentar-sebentar meramaikan  suasana rumah dengan kehebohan suara kita atau barangkali kita sering marah kepada buah hati kita…

dan  hal itu kerapkali terjadi karena hal-hal yang sepele aja. Mungkin menaruh sepatu tidak pada tempatnya, lupa cuci kaki dan tangan setelah dari luar atau mainan yang tidak dibereskan…dan masih banyak hal lain lagi.

Sekarang coba kita amati, anak-anak kita justru seperti melakukan hal yang berlawanan dengan apa yang kita larang..dilarang main becek-becekan atau hujan-hujanan eeeh…malah dilarang kok makin menjadi, kadang mereka berhenti melakukan hal itu karena teriakan atau omelan kita, tapi tak lama kemudian mereka mengerjakan hal lain lagi yang sama-sama dilarang keras oleh kita.

Dan sering terdengar suara-suara kebingungan ” Duuh diteriakin salah, lembut juga salah, sama-sama gak mempan”

Seperti kita, anak-anak mempunyai perasaan, rasa ingin tahu dan suatu alasan, mengapa, kenapa dan bagaimana..

ternyata segala bentuk omelan kita malah memotivasi anak untuk tidak melakukan hal yang para bunda inginkan

Bunda….cobalah mengurangi omelan bunda dan mungkin cara dibawah  ini bisa berguna dan diterapkan….selamat mencoba!!

– Sediakan waktu khusus dengan si anak untuk membicarakan hal yang tidak dia sukai dan hal ia sukai dari diri kita demikian sebaliknya.

tuliskan di selembar kertas dan bunda bisa bertukar kertas dengannya

– Diskusikan isi kertas tersebut dengan santai,mungkin sambil minum sirup, makan kue-kue, buatlah suasana senyaman mungkin, tanyakan kenapa dan mengapa dia tidak suka dan bagaimana sebaiknya. Katakan juga alasan kita dengan jelas mengapa dan kenapa bunda tidak suka dengan sikapnya dan bagaimana sikap yang baik dan benar menurut versi bunda

– Diakhir diskusi kita bisa saling berjanji….bunda mengurangi omelan dengan membuat catatan-catatan bisa berbentuk note kecil yang ditempel ditempat yang mudah dilihat atau merekam setiap teguran yang bunda akan katakan. demikian pula sebaliknya. atau bisa dengan cara simpel, buatlah buku diary yang ditulis berdua….

– perjanjian bisa dibuat dalam jangka waktu 1 minggu, dan diakhir minggu bisa dievaluasi siapakah yang paling banyak melanggar perjanjian….silahkan bunda dan ananda diskusikan apa yang akan bunda atau anak kita dapatkan jika memenuhi perjanjian atau melanggar perjanjian…misalnya: jika selama 1 mgg perjanjian dilaksanakan dgn baik, mungkin bunda bisa membelikan barang yang memang sangat diinginkannya atau bila dia tidak melaksanakan dgn baik perjanjian itu, bunda bisa meminta dia merelakan barang kesayangannya disimpan untuk beberapa waktu lamanya.

Bunda… jangan lupa berikan encourage ke anak kita, sekecil apapun usahanya, itu adalah pertanda yang baik..jangan dilemahkan…karena setiap langkah panjang pastilah memerlukan langkah yang pertama, jangan surutkan langkah pertamanya karena hal tersebut hanya akan membuat anak kita ragu untuk melangkah

Diskusi dan hal lainnya itu, sebaiknya dilakukan dengan penuh kehangatan dan kasih sayang, layaknya seorang ibu yang penuh kelembutan, bukan seperti atasan dengan bawahan.

2 comments on “catatan bersama

  • mba Shanti….bagus banget…nda heran dech…yg aku kenal ente emang kreatif…masalah parenting aku suka bangeet…utk masa sekarang emang harus jadi orangtua pembelajar…sip utk masalah yg diangkat…

  • Tinggalkan Balasan

    Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

    Logo WordPress.com

    You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

    Gambar Twitter

    You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

    Foto Facebook

    You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

    Foto Google+

    You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

    Connecting to %s

    %d blogger menyukai ini: