Ini pilihanku

Published Januari 7, 2011 by rheavashti

Baru-baru ini aku bertemu dengan teman lama, dan seperti yang sudah-sudah aku alami…mereka menanyakan apa kegiatanku sekarang dan dengan mantap aku jawab ibu rumah tangga, lalu seperti kebanyakan orang..dia langsung merespon, wah kok kuliah tapi kok cuma dirumah aja apa ngga jenuh tuh? tambah gemuk lho kalau dirumah aja….kemudian dia pun mengatakan itulah resiko  seorang wanita, jadi ibu rumahtangga terus dirumah aja, dan ngga bisa kemana-mana.

aku pun berpikir apakah sebegitu hinakah profesi ibu rumah tangga? sehingga selalu diidentikkan dengan kemalasan, nonton tv dan cuma tahu masak, cuci serta urusan rumah tangga lainnya, dan hal itu selalu dianggap membosankan dan menjemukan..?

Aku pernah ada didalam dunia kerja, dan disanapun ada saat-saat kita bosan, dan jemu dengan suasananya…Ya…kalau aku pikir bosan dan jemu bisa dimana saja, tergantung bagaimana kita menyikapi pilihan hidup yang kita ambil, kalau mau jujur aku yakin setiap wanita pasti lebih suka dekat dengan buah hatinya, melihat setiap saat perkembangannya, memberi kehangatan yang dibutuhkan anak-anak mereka…Dan seandainya lelaki mau jujur juga, mereka tentu senang disambut istri tercinta saat pulang kerja, saat ingin melepas penat kemudian  melihat senyum indah sang istri…saling melengkapi satu sama lain. Kita  tidak menyadari ada  ruang kosong dihati, yang sebenarnya hanya bisa diisi dengan kehangatan keluarga …

yaa jemu dan bosan bisa terjadi dimana saja dan kapan saja, juga terhadap siapa saja…Ini pilihan hidupku, tak perduli orang berkata apa…dan aku pun tidak ingin mengusik atau mencela pilihan hidup orang lain, karena semua pilihan harus dipertanggungjawabkan pribadi masing-masing.

Mungkin banyak wanita bisa berkiprah didunia kerja, menghasilkan kemapanan ekonomi dan kebanggaan tersendiri.Tapi apakah banyak wanita yang bisa mencetak anak-anak jujur, santun, berakhlakul karimah, memahami tujuan hidupnya atau mungkin jadi penghapal Al-qur’an, jadi anak sholihah? ya itulah keinginan terbesarku sebagai seorang ibu….menjadikan anak-anakku kelak manusia-manusia yang taat pada Allah SWT, generasi Qurani.

Dan untuk semua itu maka seorang ibu harus cerdas, pembelajar , selalu haus akan ilmu dan mampu mengikuti perkembangan jaman. Anak adalah investasi yang Allah SWT berikan untuk kita, apakah kita sudah mengelola, mencurahkan pikiran kitauntuk investasi yang sangat berharga itu?mari renungkan apakah ada sekolah untuk menjadi seorang ibu? untuk apa sajakah 24 jam yang diberikan Allah SWT kepada kita?aku sangat meyakini tugas utama seorang ibu adalah mendidik, memberikan sentuhan kasih sayang, menanamkan nilai-nilai dalam Al-qur’an kepada buah hatinya….dan akupun meyakini bahwa kemuliaan seorang wanita itu adalah dari segi ketaatannya kepadaAllah SWT, dan pilihan hidupku serta standard yang aku tetapkan dalam hidupku semata-mata demi menjaga ketaatanku pada Rabb-ku

jadi aku selalu bangga menjadi ibu rumah tangga.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: